|
Yahudi
Tanam Uang (Kapitalisasi Total)
(Mei 2005)
Indikasi
Menuju Kapitalisasi Indonesia
Untuk lebih jelas mengetahui akan masuknya modal Yahudi dalam jumlah
sangat banyak dalam bentuk investasi ke Indonesia, lihatlah beberapa
indikasi yang ada lewat munculnya beberapa peraturan di bidang ekonomi
yang sangat liberal.
Beberapa peraturan tersebut adalah
- diawali dengan UU
22 1999 tentang Otonomi Daerah
- UU 25 tahun 1999 tentang perimbangan keuangan pusat-daerah,
- RUU
Keuangan Negara (yang memungkinkan Daerah meminjam uang ke LN)
- Penerbitkan Obligasi
Daerah dalam waktu dekat,
- Penerbitan SUN (Surat Hutang Negara) berupa T-Bond dan T-Bills
- Usulan Penerbitan
Obligasi Global,
- RUU
Free Trade Zone (FTZ)
- RUU
Transfer Dana,
- RUU Investasi,
-
RUU Penanaman Modal,
-
RUU BUMN,
- RUU Privatisasi,
- RUU Pertambangan,
- RUU
Perkebunan.
- RUU
Ketenagakerjaan,
- RUU
Pengelolaan SD Air,
- Tahun
2003 ditetapkan sebagai Tahun Investasi,
- Munculnya Deputi VI Menko Ekuin bidang Investasi dan Kemitraan
serta
- yang "terparah" adalah program dari BI yakni program
SI-PUK / SI-LMUK
yang menawarkan pola Kemitraan
Terpadu kepada sektor UKM / Masyarakat Desa (plasma) dengan
sistem pemberian kredit dari perusahaan (inti).
Program yang terakhir dinyatakan sebagai yang paling parah dikarenakan
program tersebut seolah memudahkan UKM di sektor Petani/Nelayan/Pengrajin/Peternak
untuk mendapatakan pinjaman kredit dari perusahaan "mitra /
penolong" namun semua kebutuhan produksi diwajibkan
diperoleh dari "mitra" dan jaringan pemasaran diharuskan
pula melalui perusahaan "mitra". Pada akhirnya pekerja
tersebut hanya menyisakan tenaga kerja saja tanpa alat produksi.
Sistem kerja Kapitalisme bagi kelas proletar yang akan memisahkan
pekerja dari alat produksinya sehingga pekerja hanya menyisakan
tenaga kerja saja, akan terjadi di seluruh Indoensia. Pekerja tersebut
nantinya tidak memiliki daya tawar apapun selain tenaga kerjanya.
Ketergantungan UKM kepada perusahaan "mitra" akan sangat
besar. Posisinya tawarnya juga akan sangat lemah. Persis seperti
yang dikhawatirkan oleh Karl
Marx dengan Teori Pengambil-alihan-nya.
Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat
skenario ekonomi.
Pada Masa Ini
Pada masa ini semua RUU tersebut di atas telah menjadi UU.
Pada masa ini juga segala kendala yang selama ini menghambat
Investasi telah dibereskan oleh TNI.
Pemerintahan akan dikembalikan dari militer kepada sipil. Pemerintahan
sipil ini akan berjalan berdasarkan Ideologi Kapitalisme yang siap
meng-eksploitasi total Indonesia.
Sekelompok kecil kelas menengah ke atas akan diuntungkan, sementara
sebagian besar rakyat Indonesia akan tetap miskin karena dimiskinkan
secara struktural.
Jika sudah demikian maka mari ramai-ramai kita jual Indonesia
ini dengan harga murah kepada Yahudi !!@! And we will be Jews'
Slave forever and ever!!

|