Free Web Hosting | free host | Free Web Space | BlueHost Review
Ekonomi

Ekonomi
(Persiapan Menuju Neo-Liberalisasi)

Ekonomi Indonesia saat ini dikondisikan seolah-olah siap untuk menerima masuknya modal asing dalam waktu dekat. Masuknya modal asing ini diberikan hanyalah sampai kepada tahapan indikasi saja, belum benar-benar akan terjadi. Sekedar sinyalemen saja. Modal asing (dari Yahudi) tersebut tidak akan benar-benar masuk secara besar-besaran sampai segala kendala yang ada diselesaikan terlebih dahulu. Syarat-syarat lancarnya investasi dibenahin terlebih dahulu. Beberapa kendala yang harus dibenahin adalah stabilitas politik, kepastian hukum (hukum liberalisasi) khususnya menghadapi otonomi daerah, pemberantasan korupsi serta KKN pejabat. ADB telah memberi sinyal akan kepentingan masuknya modal Yahudi ini dengan berjanji akan membantu penyelesaian kendala investasi ini (meski dengan mengurangi pinjaman terlebih dahulu). Penyelesaian kendala dan pembenahan syarat-syarat nantinya menjadi tugas TNI .

Maka dari itu sebelum investasi benar-benar masuk, TNI mesti berkuasa dahulu, setelah itu Investasi bisa hadir.

Yahudi memang melakukan desain demikian atas Indonesia.
Pintarnya Yahudi dalam melanggengkan jalan penjajahannya adalah dengan berlindung dibalik hukum yang berlaku maupun hukum yang harus diberlakukan.

Indikasi bagi kemungkinan masuknya modal asing tersebut dapat diketahui melalui munculnya beberapa aturan baru yang dikeluarkan pemerintahan (DPR/BI/Presiden/ Kabinet) yang mana menunjukkan liberalisasi pasar Indonesia secara habis-habisan. Modal asing ini nantinya diarahkan menyentuh kepada sektor riil. Peraturan liberalisasi ini nantinya akan menjangkau kepada keseluruhan wilayah Indonesia, bahkan sampai kepada tingkat UKM / masyarakat pedesaan. Hal ini sejalan dengan pernyataan "orang baik" dalam FIB (Rizal Ramli cs), Aburizal Bakrie, Palgunadi maupun Sri Adiningsih yang beralasan untuk mengatasi pengangguran dan menggerakkan sektor riil. Sayang-nya ide yang sepertinya bagus ini telah menjadi ide kapitalis Yahudi juga yang bahkan telah siap dengan aturan main dan alat perangkap modal untuk kapitalisasi-nya.

Beberapa peraturan yang menunjukkan liberalisasi tersebut dapat dilihat di halaman "Kapitalisasi Total Indonesia".

kembali ke halaman utama

© 2002-2003
Presidium Mahasiswa & Pemuda Indonesia