Free Web Hosting | free host | Free Web Space | BlueHost Review
kembali ke halaman utama dokumen berikutnya

Informasi Penting yang Kami Dapatkan dari
Berbagai Sumber Intelijen Terpercaya


.........Dari berbagai sumber informasi intelijen kami mendapatkan kesimpulan umum berkaitan dengan beberapa skenario tingkat dunia yang saat ini tengah berlangsung. Salah satu skenario besar tingkat dunia yang berimplikasi kepada Indonesia antara lain:


1. Yahudi (dengan memakai AS, Inggris, Australia dkk) sedang melaksanakan 2 buah perang. Pertama perang adalah perang bisnis-ekonomi terhadap RRC-Cina Perantauan dan perang kedua adalah perang ideologi terhadap Islam (sebagai Perang Dunia III).
2. WTC, Bom Bali, Bom Arab Saudi, invasi ke Afghanistan, invasi ke Iraq, invasi ke Iran, invasi ke Suriah, invasi ke Korut, Penyerangan GAM dan Penyerangan MILF Moro adalah sasaran antara. Sasaran utamanya adalah Cina dan Islam. Terorisme maupun senjata penghancur massal adalah alasan bohongnya. Berpindahnya modal adalah alasan sebenarnya.
3. Yahudi akan memakai pemerintah Amerika dan Inggris untuk terus-menerus berperang dalam kerangka persiapan menghadapi Cina sekaligus juga untuk merontokkan ekonomi dan politik dalam negeri Amerika dan Inggris sendiri.
4. Rontok-nya Amerika dan Inggris yang dimulai dengan hancurnya perekonomian mereka diakibatkan oleh akan keluarnya modal Yahudi dari Amerika dan Inggris ke beberapa negara di Asia.
5. Salah satu lokasi di Asia yang paling diincar oleh Yahudi adalah Indonesia.
6. Dipilihnya Indonesia adalah karena Indonesia memiliki semua syarat yang dicari Yahudi yakni : SDA-nya yang tak terbatas, alamnya yang indah, masyarakat-nya yang ramah-tamah (bodoh-bodoh), penduduknya ke-4 terbanyak di dunia yang hampir semuanya konsumtif, secara geopolitis-strategis sangat mendukung untuk mengepung Cina (alasan bisnis), dan karena merupakan negara dengan penduduk Islam paling banyak di dunia (alasan ideologis-agamis).
7. Nantinya Yahudi akan mengontrol RRC dari Indonesia melalui negara-negara satelitnya yang sudah terlebih dahulu mengepung posisi RRC secara geopolitis-strategis. Beberapa negara yang sudah dan akan dipakai untuk mengepung RRC tersebut adalah : Afghanistan, Pakistan, Iraq, Iran, Suriah dan Israel (dari Barat); Korea Selatan, Korea Utara dari Jepang (dari Timur); dan Filipina, Birma, Thailand, Indonesia (di dahului dengan Timor-Timur dan Aceh) dan Australia (dari Selatan).
8. Sebelum modal Yahudi masuk ke Indonesia, beberapa hal mesti dibereskan terlebih dahulu seperti : penangkapan pejabat koruptor Indonesia (penyebab High Cost Economy), penangkapan koruptor Cina di Indonesia (saingan bisnis Yahudi), kepastian siapnya perangkat hukum (hukum liberalisasi pasar tentunya), stabilitas keamanan (untuk ketenangan bisnis), penangkapan Islam (terutama Islam fundamentalis yang anti Barat) dan komunis (yang memang sudah berseberangan dengan kapitalis dari sononya).
9. Pemberesan beberapa hal tersebut akan dilakukan oleh militer (TNI), karena militer yang memiliki syarat paling mumpuni (terutama kesolidan organisasi dan senjata) untuk melakukan "tugas mulia" tersebut dalam waktu relatif singkat.
10. Untuk membereskan Islam, sudah ada gerakan dari intelijen asing untuk meng-konsolidasikan umat Islam (NU-Muhammadiyah, PKS, PK, KAMMI, dll) sehingga membuat Islam tampak massif dan bersatu. Setelah Islam bersatu, nantinya Militer (sesuai pesanan Amerika/ Yahudi) akan memukul Islam dengan satu kali pukul saja. Mudah bukan ? Amerika mau buat Indonesia seperti Aljazair-nya Perancis. Namun hal ini tidak disadari oleh para pemimpin Islam Indonesia.
11. Kalangan sipil (para politisi, insan kampus dan beberapa kelompok mahasiswa) dialihkan perhatiannya dari skenario ini dengan menggiring mereka ke permasalahan pemilu. Padahal Pemilu 2004 sendiri memang direncanakan untuk tidak akan terlaksana nantinya. Kekhilafan kalangan sipil ini sangat menguntungkan pihak militer.
12. Kekuasaan Militer (TNI) nantinya diawali dengan pengkondisian sosial Indonesia ke dalam keadaan Darurat Sipil. Setelah itu keadaan akan semakin kisruh sehingga mengantarkan Indonesia ke dalam keadaan Darurat Militer.
13. Kondisi Darurat Sipil muncul tidak lama setelah terbentuknya Presidium Nasional / Pemerintahan Transisi / Pemerintahan Peralihan yang akan diisi oleh beberapa elit sipil-militer (atas rekomendasi TNI) yang direstui oleh Amerika
dan direkayasa oleh media sebagai tokoh masyarakat
14. Pintu masuk bagi Militer (TNI) dalam mendominasi Politik Indonesia diawali dengan Penyerangan GAM Aceh.
15. Orang-orang yang akan mengisi Presidium nantinya dapat dilihat pada versi-versi Capres yang muncul belakangan ini.
16. Keberadaan Presidium dimungkinkan adanya melalui penggulingan Mega-Hamzah yang dilakukan oleh "perjuangan" beberapa kawan mahasiswa dan pemuda yang lugu.
17. Keberadaan Presidium juga akan dikondisikan melalui Penolakan Internasional terhadap Pemerintah RI (Kabinet dan MPR/DPR) yang melakukan kejahatan HAM di Aceh dan penghianatan Demokrasi karena tidak sejalan dengan perjanjian Internasional (HDC di Jenewa, Swiss maupun negara donor Tokyo, Jepang)
18. Mega-Hamzah akan "dipaksa" jatuh paling lambat mid-Juli 2003. Setelah itu proses presidium dan pembersihan yang dikendalikan oleh militer berjalan.

..........Dengan melihat skenario ini, kami mahasiswa dan pemuda tidak menghendaki Indonesia-kami dijadikan peralatan oleh pihak asing. Cukuplah para politisi, beberapa petinggi militer dan beberapa kawan mahasiswa yang diperalat. Diperalat karena keluguan maupun karena Dollar.
..........Untuk itu kami membentuk Presidium Mahasiswa dan Pemuda Indonesia guna menyikapi kondisi ini. Kami berharap Presidium ini nantinya dapat turut mengarahkan perjalanan bangsa ke arah yang lebih baik menuju Kedaulatan Rakyat.
Presidium kami (Presidium Pemuda dan Mahasiswa) adalah Presidium yang benar, sedangkan Presidium Sipil-Militer yang dibentuk Militer melalui "perjuangan" beberapa kawan mahasiswa yang lugu adalah LACUR. Karena mereka itu dibentuk oleh TNI atas restu / pesanan Pentagon AS.
..........Kami mengundang mahasiswa dan pemuda lainnya untuk membuat langkah-langkah strategis di seluruh tanah air dengan membentuk konsolidasi-konsolidasi lokal. Janganlah sembarangan menuntut Pembentukan Presidium dengan menjatuhkan Mega-Hamzah tanpa kemampuan membaca skenario global yang bermain, karena dibelakang itu semua, pihak asing : Yahudi, Amerika, Pentagon; sedang memperalat Indonesia.
..........Kepada kawan-kawan kami mahasiswa dan pemuda yang saat ini menjalankan skenario penggulingan Mega-Hamzah dan akan menawarkan Presidium. Harap diingat, militer juga berkepentingan terhadap penggulingan Mega-Hamzah. Kita bisa melakukan bargain position kepada militer karena militer juga membutuhkan kita. Jika memang diperlukan kita juga harus mampu untuk bargain kepada Yahudi.
..........Menjatuhkan Mega-Hamzah adalah pekerjaan kecil kita. Pekerjaan besar kita adalah mewujudkan Kedaulatan Rakyat dan bukannya Kedaulatan Partai seperti ditunjukkan oleh Pemilu selama ini.
..........Pergantian pemimpin kami yakini tidak akan menyelesaikan permasalahan, pergantian sistem-lah yang akan menjadi solusi. Sistem Kedaulatan Rakyat adalah jawabannya.
Lihat penjelasan detail-nya


<Dokumen PDF Halaman Ini>

kembali ke halaman utama dokumen berikutnya

© 2002-2003
Presidium Mahasiswa & Pemuda Indonesia