Free Web Hosting | free host | Free Web Space | BlueHost Review
dokumen sebelumnya kembali ke halaman utama dokumen berikutnya
Untuk AA Gymnastiar
Assalamu'alaikum Aa'? Kami yakin Aa banyak mengetahui tentang kondisi Indonesia terkini. Kami dengar Aa sering mendapatkan laporan dari pihak intelijen tentang perkembangan tersebut.
Dan mungkin Aa juga sudah mengetahui sebelumnya tentang apa yang kami telah sampaikan melalui situs ini.
Indonesia kita hari ini sangat menyedihkan. Ia menjadi rebutan pihak luar, sementara harga untuk memperebutkannya sangatlah tidak pantas. Kita (sebagai Indonesia) tidak punya posisi tawar dalam menentukan harga kita. Bahkan kita hanya sebagai objek saja yang dipermainkan oleh mereka-mereka yang memperebutkan tersebut.

Ini terjadi akibat ulah pemimpin-pemimpin kita, baik yang umara maupun yang ulama.
Kami berharap Aa mau membantu kami dan ikut bersama dalam berjuang untuk Indonesia. Saat ini Aa adalah orang yang paling banyak bisa mengumpulkan massa dengan kesadaran dan kebutuhan masing-masing, tidak melalui paksaan. Masyarakat yang sakit oleh modernitas dan materialisme memang sangat membutuhkan wejangan-wejangan bahasa hati yang Aa sampaikan. Namun solusi Indonesia terkini menurut kami mesti lebih dari sekedar bahasa hati karena dalam waktu dekat ini kita tidak lagi akan dikondisikan pihak asing melalui beban-beban psikologis, namun lebih parah dari itu. Simulasi skala mikro oleh militer di Aceh yang berhasil mendudukkan militer menjadi penguasa akan diterapkan juga dalam skala makro-nya yakni seluruh Indonesia. Proses ini sedang dan akan terus berjalan. Yahudi memaksa untuk terjadi demikian. Islam juga menjadi target lho Aa! Islam Indonesia juga dalam bahaya. Sumber intelijen kami mengatakan demikian. Kami minta tolong Aa bisa menyampaikan kepada masyarakat tentang kondisi Indonesia hari ini dan masa depan Indonesia agar masyarakat tersebar memiliki persiapan untuk melakukan antisipasi.
Pemilu 2004 tidak akan terjadi Aa. Itu hanya sekedar isu. Aa jangan terpancing dengan isu itu, apalagi sampai mau menerima tawaran capres-capres-an itu. Aa jangan sampai masuk ke wilayah politik, karena nanti akan jadi seperti KH Zainuddin MZ ataupun Nurcholis Madjid yang menjadi korban operasi intelijen asing di Indonesia. Lewat kerjaan militer ini semua dilakukan.
Kami masih yakin Aa masih berada di garis yang benar. Aa tetap berusaha mendidik rakyat lewat pengendalian diri dan pemurnian niat di hati. Tapi kami butuh Aa lebih dari itu. Kami butuh bahasa pengarahanmu yang lebih taktis, bahasa yang lebih strategis untuk praksis. Masa kita sekarang untuk bertindak, tidak lagi menunggu. Penentuan nasib ada di pertengahan bulan Juli 2003 ini. Jika terlewatkan moment tersebut, militer (sebagai kaki tangan asing) akan menentukan sejarah kebrutalan tak berperikemanusiaan Indonesia.


dokumen sebelumnya kembali ke halaman utama dokumen berikutnya

© 2002-2003
Presidium Mahasiswa & Pemuda Indonesia