Free Web Hosting | free host | Free Web Space | BlueHost Review
dokumen sebelumnya kembali ke halaman utama dokumen berikutnya

Untuk Para Budayawan

Mas Sujiwo Tedjo
Dengan gaya Teatrikal Jowo ala Ludruk-an, sampeyan bisa dan biasa bicara lantang tentang demokrasi. Karena sampeyan mungkin masih percaya demokrasi maupun pemilu ya.?. Sudah lah mas, lewatkan saja lah itu. Demokrasi dan Pemilu adalah pembohongan dan penghianatan terhadap kedaulatan rakyat. Karena Rakyat tidak pernah berdaulat untuk mengontrol wakilnya lewat kedua hal tersebut.
Sampeyan juga tidak perlu percaya lagi dengan para elit serta orang-orang yang dipoles sebagai reformis. Pembohong besar kebanyakan mereka itu. Pada cari aman semua. Sekarang ini mas Tedjo lebih baik berpikir tentang politik intelijen yang menggerogoti semua sisi kehidupan Indonesia. Pemilu 2004 tidak akan terjadi lho mas!
Kami minta tolong kepada sampeyan untuk bersuara lantang kembali. Tidak untuk demokrasi maupun pemilu, tetapi untuk mencegah Darurat Sipil dan untuk terciptanya kedaulatan rakyat. Kami percaya sampeyan masih berada di garis yang benar. Bantu kami Mas Tedjo!

Untuk WS Rendra
Mas Rendra, anda sampai di usia seperti sekarang masih juga tampil dengan hasrat pemberontakan terhadap keadaan yang sungguh keras. Lewat pembacaan puisi terakhir kemarin kami masih melihat itu. Kami butuh inspirasi seperti itu mas. Inspirasi untuk menggerakkan orang-orang yang telah ditidurkan oleh sepak bola dan MTv.
Indonesia kita saat ini berada dalam persimpangan yang sangat menentukan. Kapitalisasi akan masuk secara total di Indonesia, dan militer akan masuk terlebih dahulu untuk mempersiapkan kapitalisasi tersebut. Semua yang terjadi di negeri ini adalah desain asing, tidak ada yang dimulai dari kita dan diakhiri di kita.
Kami generasi muda membutuhkan bimbingan dan bantuan mas Rendra untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut. Kami yakin anda paham politik, namun anda selama ini tidak memilih jalur itu karena kekotoran lahan politik tersebut.
Saat ini mas, politik sekotor-apapun dia, sehitam apapun dia, harus kami lewati. Kami harus berpolitik mas. Sudah lelah kami menunggu dan berharap generasi sebelum kami yang untuk berbicara lurus dengan tindakannya. Ternyata perut dan bawah perut saja yang mereka urus. Rakyat selalu mereka atas namakan untuk jabatan dan uang yang mereka selalu kejar.
Harap bantu kami dengan dengan kata-kata mu untuk kembali menggetarkan kesadaran bangsa ini, terutama kepada generasi mudanya. Karena anak muda negeri ini sajalah yang sedikit terkontaminasi oleh cacat moral akan uang, perempuan dan kekuasaan. Generasi tua telah terbukti gagal. Saatnya anak muda berkuasa untuk rakyat! Bantu kami mas!


dokumen sebelumnya kembali ke halaman utama dokumen berikutnya

© 2002-2003
Presidium Mahasiswa & Pemuda Indonesia